Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Header Ads

Hikmah Ramadhan RC# 21

 Memuliakan Al-Qur'an



Allah swt memuliakan umat ini dengan kitab Al-Qur’an sebagai kalam TERAGUNG. Allah swt mengumpulkan di dalamnya segala yang diperlukan MANUSI: berupa kabar orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian agar kita bisa berkaca, nasihat-nasihat untuk dipedomani, berbagai perumpaan, adab dan kepastian hukum, serta hujah-hujah yang kuat dan jelas sebagai bukti keesaan-Nya dan perkara-perkara lainnya yang berkenaan dengan apa yang dibawa oleh rasul-rasul-Nya.


Betapa pentingnya Al-Qur’an dlm kehidupan setiap muslim, maka Allah mewajibkan kita memuliakan Kitab-Nya itu. Ada 4 hal yg menjadi kewajiban setiap muslim terhadap Al-Qur’an:


Pertama. Membaca dan menghafalkan Al-Qur‘ân.

Membaca Al-Qur‘ân merupakan langkah awal seseorang bermuamalah dg Al-Qur‘ân. Allah memerintahkan kita rajin membacanya. Disediakan pahala bagi yg membacanya. Nabi bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الـم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ. 

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan ‘Alif Lam Mim’ satu huruf, tetapi ‘Alif’ satu huruf, ‘Lam’ satu huruf, ‘Mim’ satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi).


Kedua. Mentadabburi dan mempelajarinyaAl-Qur‘ân.

Meski Allah memberi pahala pada setiap bacaan al-Qur’an, tetapi Al-Qur’an bukanlah sekedar kitab untuk dibaca, dilantunkan dengan indah untuk memuaskan dahaga batin. Tetapi Al-Qur’an dibaca untuk difahami, untuk diambil pelajaranya. Agar kita tahu apa saja yang dinasehatkan Allah pada kita. Allah  berfirman : 

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dg berkah supaya mereka memperha-tikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran”.


Ketiga. Mengamalkannya.

Demikianlah, kewajiban seseorang yg telah mengetahui sebuah ilmu hendaklah ia mengamalkannya. Sekali lagi  Al-Qur’an itu bukan hanya kitab bacaan. Tetapi al-qur’an adalah pedoman hidup bagi seluruh mukmin-muslin. “dzaalika al-kitaabu laa raiba fiihi, hudan lil muttaqiiin”


Keempat. Mengajarkan Al-Qur‘ân.

Islam adalah agama dakwah. Islam mewajibkan setiap muslim tanpa kecuali punya menyampaikan risalah agama kepada semua manusia.  Maka berbareng dengan menegakkan al-Qur’an pada diri sendiri, mukmin-muslim wajib mengajarkannya kepada orang lain, sejauh dia mampu. Termasuk golongan orang-orang mulia dihadaan Allah adalah mereka-mereka yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain.  Nabi SAW juga bersabda:

خَيْرُكُم مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَ عَلَّمَهُ

Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur‘ân dan mengajarkannya. (HR Imamal-Bukhari)

Posting Komentar

0 Komentar